SIARAN PERS
THEMA HUT FRONT KOMUNITAS INDONESIA SATU (FKI-1 ) KE 7 ”JANGAN SAKITI RAKYAT”
M.Julian Manurung: Jangan Masuk Parpol Kalau Tidak Mengayomi dan Bermanfaat
Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) sebagai Organisasi kemasyarakatan independen, bukan kino partai politik dan bukan berkarya untuk atau karena mengemban misi partai politik saat ini telah berusia tujuh tahun. Tidak terasa, Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) yang lahir pada 19 Juli 2004 semakin dekat dengan rakyat dan selalu bersama rakyat walau dalam keprihatinan, suka dan duka.
”Saya dirikan dan deklarasikan FKI-1 tepat pada 19 Juli 2004 di Gedung Dewan Pers, Jl.Kebon Sirih No:32-34 Jakarta Pusat. Terakreditasi di Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia Cq Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Nomor:43/D.III.3/XI/2004 Tanggal 24 November 2004 dan saat ini telah berdiri di seluruh provinsi serta 428 kabupaten dan kota di seluruh wilayah Indonesia,” ujar M.Julian Manurung, Ketua Umum FKI-seraya mengungkapkan, FKI-1 merupakan embrio dari Gerakan Relawan SBY (Gerakan Relawan Susilo Bambang Yudhoyono) yang juga di deklarasikan di Gedung Dewan Pers pada 16 Maret 2004.
Menurut M.Julian Manurung, kehadiran FKI-1 ditengah-tengah rakyat selama tujuh tahun ini cukup efektif, khususnya mengantisipasi pihak-pihak yang ingin mencederai hati dan aspirasi rakyat dalam berbagai aspek yang diantaranya rakyat masih dianggap hanya sebagai pelengkap dalam berbangsa dan bernegara.
Tujuan lahirnya Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) utamanya, diharapkan dapat menjadi salah satu komponen masyarakat yang memiliki kepekaan atau kepedulian lebih dalam mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang ada dan terjadi ditengah-tengah rakyat Indonesia dan sekaligus dapat membantu masyarakat untuk lebih memberdayakan diri serta mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga negara Indonesia. Selain itu, FKI-1 juga diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi rakyat untuk tidak lagi mudah diajak atau direkrut untuk bergabung dalam organisasi apapun, termasuk partai politik (parpol) bila tidak mendapatkan pengayoman dan manfaat.
.
”Selalu saya ingatkan di berbagai kesempatan agar rakyat jangan lagi mudah diajak atau direkrut untuk masuk atau bergabung di organisasi apapun termasuk partai politik bila tidak merasakan pengayoman dan manfaat. Keluar saja dari parpol atau organisasi apapun, termasuk keluar dari FKI-1 bila tidak mendapatkan pengayoman dan manfaat. Dalam menggunakan hak politik tidak diharuskan masuk atau direkrut menjadi kader atau anggota parpol” sebut M.Julian Manurung dengan mengatakan, bahwa masih saja ditemukan keluhan-keluhan rakyat khususnya terkait masalah aspirasi rakyat terhadap partai politik dan anggota partai politik yang telah menjadi anggota legislative maupun kepala daerah yang pernah dipilihnya pada saat pesta demokrasi. Begitu juga dengan oknum instansi pemerintah yang kadangkala masih menempatkan rakyat pada posisi sebagai objek. Padahal peranserta rakyat dalam berbangsa dan bernegara sangat-sangat dibutuhkan.
.
”Masih banyak oknum pejabat di daerah dan di pusat pemerintahan yang alergi dengan kehadiran rakyat, baik sebagai individu maupun yang tergabung dalam komponen masyarakat. Sebaliknya, tidak sedikit oknum pejabat yang memanfaatkan dan mengatasnamakan rakyat untuk kepentingan pribadi maupun kelompoknya. Sikap dan kebiasan-kebiasaan seperti itu harus segera tidak dilakukan lagi” ucap M.Julian Manurung dengan mengingatkan agar siapapun jangan sesekali berniat menyakiti rakyat karena pada saatnya rakyat sebagai pemilik dan pemegang kedaulatan akan bangkit memerankan dirinya. Rakyat harus disejahterahkan, rakyat harus diayomi, rakyat harus diberdayakan dan rakyat mutlak harus disertakan untuk mengisi pembangunan disemua bidang.
.
Untuk diketahui, FKI-1 sesuai namanya Front=di depan bukan di belakang rakyat. Komunitas=individu-individu=komponen-komponen/elemen-elemen yang tergabung dalam sebuah organisasi. Indonesia Satu=Negara Kesatuan Republik Indonesia=sebuah negara yang tidak akan tercerai-berai terpisah-pisah, apalagi dipisahkan oleh siapapun.
.
Sampai hari ini, FKI-1 merupakan Ormas yang turut berperanserta dalam memberantas korupsi dan hal itu diterakan secara tegas dalam kata, ”Kalau Bukan Kita Siapa dan Kalau Bukan Sekarang Kapan ???”
.
Jaya Front Komunitas Indonesia Satu. Jaya Negara Kesatuan Republik Indonesia, Jaya Rakyat Indonesia.
.
Jakarta,19 Juli 2011
Ketua Umum/Pendiri
ttd
M.Julian Manurung
Sekretariat: Gd. Dewan Pers. Jl.Kebon Sirih No: 32-34 Jakarta Pusat. Tlp: (+6221) 3503-349, 3864-167. Hp. +62818-798-586.Email : fkisatupusat@gmail.com.Website :www.apindonesia.com.